"Make It Up as I Go" yaitu lagu yang bercerita perihal rasa kesediah, rasa frustasi, yang dialami si penulis lagu lantaran ditinggal oleh orang yang ia cintai (bisa pacar,sahabat saudara). Oeleh alasannya itu, ia seolah ingin berusaha bangun dari keterpurukanya, walaupun menjoba bangun juga tidaklah pernah mudah. Tema lagu kehilangan dan mencoba bangkit, yaitu tema yang tampaknya di usung dalam semua lagu album Post-traumatic nya Mike Shinoda. Hal tersebut wajar, lantaran kita tahu bahwa Mike memang tengah begitu berduka lantaran kehilangan sahabatnya Chester Bennington (Vokalis Linkin Park). Sehingga seluruh lagunya seolah terispirasi pada kepergian chester yang memperlihatkan efek signifikan pada jiwa dan raga Mike. Oke, mungkin hingga situ dulu pemaknaan saya perihal lagu ini. dibawah ini merupakan terjemahan dan arti dari lagunya: |
intro: I keep on running backwards Aku terus berlari mundur I keep on losing faith Aku terus kehilangan kepercayaan I thought I had the answers Kupikir saya punya jawabannya I thought I knew the way Kupikir saya tahu jalannya My brother said be patient Saudaraku menyampaikan semoga sabar My mother held my hand Ibuku memegang tanganku I don't know what I'm chasing Aku tak tahu apa yang harus ku kejar I don't know who I am Aku tak tahu siapa diriku sebenarnya |
Verse 1: Woke up this morning holding my head Pagi ini saya terbangun dengan memegang kepalaku Thinking last night is one I'll regret Berpikir perihal semalam, sesuatu hal yang kan ku sesali Washing off the bad decisions, the blurry vision Membersihkan keputusan buruk, dan visi yang samar The clues that I'm still a mess Butuh petunjuk lantaran saya masih saja berantakan Spitting out the taste I have in my mouth Meludahkan rasa yang ada di mulutku Knowing what this all is really about Mencoba mengetahui arti dari semua ini Knowing there's an explanation, an expiration Mencoba mengetahui bagaimana penjelasanya, walau tlah kedaluwarsa I gotta figure shit out Aku harus mencari tahu |
Pre-Chorus: And they're asking me if I can see Dan mereka bertanya apakah saya sanggup melihat The darkness down below Jauh dibawah kegelapan And I know it's true, I say I do Aku tau semua itu nyata, akupun berkata bahwa saya sanggup melihatnya When half the time I don't Ketika saya tak punya separuh waktu Maybe I can't make what it may take Mungkin saya tak sanggup melaksanakan apa yang seharusnya diperlukan To leave this thing behind Tuk tinggalkan duduk masalah ini But I shut my eyes and cross each line, And every time Aku menutup mata dan melewati setiap baris, dan selalu saja begitu |
Chorus: I keep on running backwards Aku terus berlari mundur I keep on losing faith Aku terus kehilangan kepercayaan I thought I had the answers Kupikir saya punya jawabannya I thought I knew the way Kupikir saya tahu jalannya My brother said be patient Saudaraku menyampaikan semoga sabar My mother held my hand Ibuku memegang tanganku I don't know what I'm chasing Aku tak tahu apa yang harus ku kejar I don't know who I am Aku tak tahu siapa diriku sebenarnya |
Verse 2: Waking in the dead of night, I can't sleep Bangun di tengah malam, saya tak sanggup tidur Sleeping in the light of day for like weeks Tidur dalam cahaya siang selama berminggu-minggu Reality was out of focus, I could be hopeless Realita yang tak terfokus, Aku sanggup saja putus asa Instead I gritted my teeth Sebagai gantinya, saya malah menggigil I didn't have the patience left to explain Aku tak punya kesabaran untuk menjelaskan Didn't wanna wait, while nobody came Tak ingin menunggu, sementara tak ada seorangpun yang datang I know the path ahead's uneven Aku tahu jalan di depan tak akan rata but while I'm breathing Namu selama saya bernapas I have to make my own lane aku harus menciptakan jalan sendiri |
*Penulis lirik lagu Make It Up as I Go yaitu Mike Shinoda. Lagu ini rilis tahun 2018. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat langsung penulis blog. |
0 komentar:
Posting Komentar