Ditilik dari judul lagunya, “Chop Suey” (Bahasa indonesianya sayur capcai) mengandung pengertian bahwa lagu ini mencampu adukan segala jenis musik maupun lirik kedalam lagu, layaknya capcai yang merupakan masakan campur aduk antara aneka macam sayuran dan daging. Musik di lagu ini, sangat digemari oleh pencinta musik rock/metal, meskipun lirik lagunya nya sangat ambigu dan membingungkan. Ada yang beropini bahwa lagu ini bermakna ihwal kecanduan narkoba, sebagian lagi beropini bahwa lagu ini merupakan kritikan atas sebuah pembantaian masal warga Armenia, diartikan ihwal bagaimana masyarakat memandang kematian, atau sebuah lagu ihwal Yesus Kristus. Makara lagu ini seolah sanggup dimaknai jadi apa saja, alasannya yaitu liriknya multitafsir. Jadi saya memaknai lagu ini secara eksklusif saja. Dan, berdasarkan pendapat saya, lagu Chop Suey seolah menggambarkan ihwal seseorang yang muak akan kehidupan yang penuh dengan kepalsuan, kekejaman, dan kemunafikan. Verse 1 lagu menjelaskan bahwa dunia itu dipenuhi oleh pembohong bermuka dua. Lirik “make-up” seolah yaitu pengandaian ihwal bagaimana mereka selalu berbuat jahat, berbuat negatif namun selalu menutupi perbuatan jahat itu dengan rapih. Chorus/reff penulis lagu seolah ingin menggambarkan kemuak kan-nya, dan ingin bunuh diri melihat malaikat (bisa dimaknai orang-orang baik) yang selalu ditindas oleh orang yang jahat. Missal, anggota dewan perwakilan rakyat yang berbuat korupsi dan menidas rakyanya sendiri. Ia seolah menangis melihat semua itu Bridge menjelaskan bahwa orang-orang yang berbuat jahat selalu bersifat munafik, mereka tak pernah mau mengakui kesalahan. Mereka telah berbuat jahat namun masih sanggup meminta proteksi tuhan, memangnya dewa mau membantu orang menyerupai itu? Hhmmm mungkin itu saja penginterpretasian dan pemaknaan dari lagu ini. Maafkan bila ada kekurangan alasannya yaitu lagunya memang punya lirik tingkat tinggi yang sulit untuk dimengerti. |
Verse 1: Wake up (wake up) lekas bangunlah (bangun) Grab a brush and put a little make-up Abilah kuas riasan dan pakailah sedikit make-up Hide the scars to fade away the shake-up (hide the scars to fade away the...) (tuk) pudarkan bekas luka, melenyapkan perombakan (pudarkan bekas luka) Why'd you leave the keys upon the table? mengapa engkau meninggalkan kunci ini diatas meja? Here, you go create another fable Disini, kamu tiba tuk ciptakan cerita lain You wanted to Kau menginginkanya Grab a brush and put a little makeup Abilah kuas riasan dan pakailah sedikit make-up You wanted to Kau menginginkanya Hide the scars to fade away the shake-up pudarkan bekas luka, melenyapkan perombakan You wanted to Kau menginginkanya Why'd you leave the keys upon the table? mengapa engkau meninggalkan kunci ini diatas meja? You wanted to Kau menginginkanya |
Chorus: I don't think you trust Aku tak mengharuskan engkau mempercayainya In my self-righteous suicide Dalam upaya bunuh diri ku I cry when angels deserve to die Aku menangis saat malaikat layak mati |
Bridge: Father, father, father, father Bapa, bapa, bapa, bapa Father, into your hands I commend my spirit Bapa, di dalam tanganmu saya menitipkan semangatku Father, into your hands Bapa, di dalam tanganmu Why have you forsaken me? Mengapa engkau menghiraukanku In your eyes forsaken me Didalam Matamu kamu Menghiraukanku In your thoughts forsaken me Didalam pikiranmu kamu meninggalkanku In your heart forsaken me, oh Didalam hatimu kamu menghiraukanku, oh |
*Penulis lirik lagu Chop Suey yaitu Serj Tankian, Rick Rubin & Daron. Lagu ini rilis pada tahun 2001. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat eksklusif penulis blog. |
0 komentar:
Posting Komentar