Jadilah orang yang bisa menghargai apa yang kau miliki ketika ini. Jaga dengan baik apa pun yang ada disampingmu. Terlebih lagi kalau beliau yaitu orang yang sangat menyayangimu. Karena kau pun tak pernah tau bahwa yang ada disampingmu ketika ini berharga atau tidak. Ketika kau menganggapnya tidak berharga maka kau akan menyia-nyiakannya, namun sehabis kehilangannya kau akan sadar betapa berharganya beliau untukmu. Itu yaitu salah satu pesan dari artikel blog duapah.com yang pernah aku baca, dan seperti mecing dengan tema lagu ini. Ya, lagu let her go akan membuatmu mengerti bagaimana cara menghargai sesuatu, khususnya menghargai perasaan orang-orang yang mencintaimu. Selalu ingat bahwa Kebahagiaan tak akan pernah tiba kepada mereka yang tak menghargai apa yang telah dimiliki. Oke, kita interpretasi dan maknai saja lirik lagunya bait-demi bait semoga jelas. Baca hingga habis ya, kesimpulan ada di simpulan tulisan. |
Well you only need the light when it's burning low Kau butuh cahaya hanya ketika gelap tiba menjelang Only miss the sun when it starts to snow merindukan matahari hanya di ketika salju mulai turun Only know your lover when you let her go Mengetahui kau cinta dia hanya ketika kau melepaskanya pergi |
Dalam lirik pertama atau bahkan pada keseluruhan lirik lagu, penulis lagu tampaknya berpandangan bahwa insan itu selalu meratapi dan menganggap sesuatu itu penting, kalau sesuatu itu telah hilang. Dalam lirik tersebut dianalogikan bahwa ketika ekspresi dominan panas kita sebagai insan selalu mengeluh akan teriknya matahari, namun ketika matahari hilang dan ekspresi dominan berganti ke ekspresi dominan hambar tiba-tiba insan gres menyadari bahwa ia membutuhkan matahari sebagai sumber kehangatan. Begitupun kalau dikaitkan dengan urusan percintaan. Kita itu sebagaimanusia kadang menyianyiakan orang yang kita sayang, hingga jadinya mereka pergi. namun sehabis kehilangannya kau akan sadar betapa berharganya beliau untukmu. Dan disadari atau tidak, kenapa kita selalu saja bersikap ibarat itu ya? |
Only know you've been high when you're feeling low Mengerti bahwa kau senang hanya ketika kau sedang bersedih Only hate the road when you're missin' home Membenci jalan hanya ketika kau rindu rumah Only know your lover when you've let her go Mengetahui kau cinta beliau hanya ketika kau melepaskanya pergi |
Meski menurutmu “suatu hal” itu tidak berharga sekalipun maka jangan pernah menyia-nyiakan. Karena apa pun yang menurutmu tidak berharga ketika ini bisa jadi kelak ia akan menjadi sesuatu yang paling membahagiakan dalam hidupmu. Ia akan menjadi hal yang paling kau cari ketika kau sudah kehilangannya. Maka jaga apa pun yang ada disampingmu ketika ini, terlebih lagi kalau itu yaitu orang yang menyangimu. Jangan pernah menyianyiakan dan melepaskanya pergi! |
And you let her go Dan kau pun melepaskannya |
Karena setulus apa pun beliau menyangimu kalau Kamu tidak menjaganya, maka kau bisa kehilangannya. Dan lirik ini yaitu suatu penegas bahwa kita niscaya akan kehilanganan itu, kalau melihat sifat insan yang seringkali cenderung menyepelekan dan menyianyiakan apa yang ada. Setuju. |
Staring at the bottom of your glass Menatap dasar gelasmu Hoping one day you will make a dream last Berharap suatu hari nanti kau kan abadikan mimpi The dreams come slow and goes so fast Mimpi-mimpi tiba perlahan dan pergi begitu cepat |
Lirik selanjutnya tampaknya penulis lagu ingin mengajak kita untuk menjaga mimpi (dream last) / menjaga apa-apa yang kita punya. Ingat, suatu hal itu tiba dan berganti begitu cepat. Ingat, bahwa yang kau anggap jelek ketika ini dikemudian hari bisa menjadi baik. |
You see her when you close your eyes Kau melihatnya ketika kau pejamkan matamu Maybe one day you will understand why Mungkin suatu hari nanti kau kan mengerti sebabnya Everything you touch all it dies Segala yang kau sentuh, semuanya binasa |
jadi, Jaga dengan baik sebelum kehilangan. Lirik “You see her when you close your eyes” mengambarkan lebih lanjut, bahwa kita itu jangan terburu-buru menilai apa yang tampak/terlihat. Karna yang terlihat itu belum tentu menjelaskan keseluruhan. Nilailah dengan “memejamkan mata” dengan mata hati dan perasaan kita. Belum tentu kok orang yang mukanya terlihat murka hatinya juga akan jahat kan? Jangan menilai sesuatu dengan buru-buru. |
Staring at the ceiling in the dark Menatap langit-langit di dalam gelap Same ol' empty feeling in your heart Masih perasaan hampa yang sama di hatimu Love comes slow and it goes so fast Cinta tiba pelan dan pergi begitu cepat |
Kehilangan akan membuatmu menyesal lantaran tidak sanggup menjaga seseorang yang sangat berharga untukmu. Hatimu akan hampa, kau akan berfikir ke belakang dan berkata “andai saja”. Tapi semua itu akan terlambat untuk kita sadari, lantaran sebuah cinta dan rasa bisa berubah dengan cepat. |
Well you see her when you fall asleep Kau melihatnya ketika kau tertidur But to never to touch and never to keep Tapi tak pernah menyentuh dan tak pernah miliki Because you loved her to much Karena kau terlalu mencintainya And you dive too deep Dan kau menyelam terlalu dalam |
Setelah kehilangan, kita taakn bisa lagi membalikan keadaan. Kita terus saja memikirkan masalalu, dan menemuinya hanya dalam mimpi. Pada keadaan itu pun kita gres sadar, bahwa kita sangat mencintainya terlalu dalam namun rasa itu sudah terlambat. |
And you let her go Dan kau pun melepaskannya Ooooo ooooo oooooo And you let her go Dan kau pun melepaskannya Ooooooo ooooo ooooo And will you let her go Dan akankah kau melepaskannya And you let her go Dan kau pun melepaskannya |
Karena setulus apa pun beliau menyangimu kalau Kamu tidak menjaganya, maka kau bisa kehilangannya. lirik ini selalu diulang, sebagai suatu penegas bahwa kita niscaya akan kehilanganan semua itu, pasti. sifat manusialah yang seringkali cenderung menyepelekan dan menyianyiakan apa yang ada. Ya, insan itu memang selalu menyepelekan dan tak mensukuri apa yang ada. |
Kesimpulan: Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan lirik lagunya, jelaslah bahwa lagu ini menceritakan wacana sifat egois insan yang selalu menyepelekan apa yang ia punya. lagu ini seolah menggambarkan situasi di mana seseorang tidak menghargai apa yang beliau miliki hingga jadinya hilang, barulah ia sadar bahwa sesuatu itu penting. Lagu ini menciptakan kita berguru bagaimana cara menghargai sesuatu, khususnya menghargai perasaan orang-orang yang mengasihi kita. Oleh lantaran itu, jangan terburu-buru menilai sesuatu, jangan buru-buru menyepelekan sesuatu. Yang “tampak” belum tentu mewakili semuanya. Kaprikornus lihatlah melalui mata hati dan perasaan, yang kau anggap jelek ketika ini dikemudian hari bisa menjadi baik kok. Jangan hingga menyesal. Selalu ingat, bahwa Kebahagiaan tak akan pernah tiba kepada mereka yang tak menghargai apa yang telah dimiliki |
*Penulis lirik lagu Let Her Go yaitu Mike Rosenberg. Lagu ini rilis pada tahun 2012. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat eksklusif penulis blog.
0 komentar:
Posting Komentar