Sama halnya dengan mu, semua orang mempunyai mimpi, tujuan, dan hal-hal yang ingin diraih dalam hidup. Dalam meraih tujuan tersebut, tidak jarang banyak orang merasa telah melaksanakan banyak sekali perjuangan dan kerja keras, namun tidak juga mencapai tujuannya. No Surprise tampaknya menceritakan itu semua. Tentang seseorang yang memaksakan hidupnya untuk bekerja keras dengan upah yang minim, sehingga hidupnya membosankan dan perlahan membunuhnya.
Untuk lebih lengkap bagaimana interpretsi maknanya, yuk lah kita bedah lagunya bait demi bait. Baca hingga habis ya, kesimpulan ada di selesai tulisan.
A heart that's full up like a landfill
Hati yang penuh kolam daerah pembuangan sampah
A job that slowly kills you
Pekerjaan yang perlahan membunuhmu
Penulis berusaha menggambarkan sebuah perasaan yang tidak terekspresikan, sehingga “pembuangan sampah” dimasukan dalam lirik. Intinya ia emosi akan hidupnya. Emosi itu merujuk pada sebuah pekerjaan di mana segala sesuatunya sudah dijadwalkan. Bayangkan kita bekerja dari jam 7 pagi hingga jam 4 sore. Makara tidak mengejutkan bila hidupnya dipenuhi kata kerja dan kerja sehingga menghilangkan waktu untuk istirahat dan menikmati hidup sehingga semua itu “perlahan membunuhnya”.
Bruises that won't heal
Luka yang takkan sembuh
You look so tired-unhappy
Kau tampak amat lelah dan tak bahagia
“kata luka” pada lirik ini yaitu citra dari batin yang tertekan, sebab mengetahui bahwa tujuanya, impianya perihal hidup berbeda dari kenyataanya. Sehingga ia tampak Lelah dan tak bahagia.
Bring down the government
Gulingkan pemerintah
They don't, they don't speak for us
Mereka tak mewakili kita
Lirik ini mengacu pada sebuah negara demokrasi dimana rakyat menentukan orang-orang yang dipandang akan mewakili mereka didalam menciptakan keputusan-keputusan publik salah satunya pekerjaan. Harusnya rakyat menyerupai buruh/pekerja yang tak senang sanggup mengadu pada “wakil rakyat” tersebut. Namun pada kenyataanya wakil rakyat/pemerintah biasanya lupa sehabis dipilih oleh rakyat, mereka hanya mementingkan dirinya sendiri. Makara lirik ini yaitu kritik bahwa bekerjsama pemerintah itu tak pernah mewakili rakyatnya. Makara ya jangan pernah berharap pada pemerintah.
I'll take a quiet life
Kan kujalani hidup yang tenang
A handshake of carbon monoxide
Jabat tangan karbon monoksida
Lirik ini juga merupakan kritikan bagi orang-orang (perusahaan dan pemerintah) yang meyakinkan bahwa hidup ini tepat dan baik-baik saja. Sedangkan pada lirik ke dua "jabat tangan monoksida” merupakan methapor bahwa orang-orang tersebut berbohong, berusaha membujuknya. Didepannya beliau “jabat tangan” namun di “belakang” bekerjsama orang-orang tersebut mementingkan diri mereka sendiri. Bagi perusahaan besar mementingkan untungnya sendiri, bagi pemerintah mementingkan dirinya sendiri. Hal ini didasarkan pada cover album di lagu ini (ok computer) yang memasang gambar jabat tangan yang sanggup diartikan bahwa orang menjabat tangan dikala didepan, namun dibelakang kita bekerjsama mereka menghianati kita.
With no alarms and no surprises,
Tanpa tanda ancaman dan tanpa kejutan
No alarms and no surprises,
Tanpa tanda ancaman dan tanpa kejutan
No alarms and no surprises,
Tanpa tanda ancaman dan tanpa kejutan
Silent silence
Keheningan yang sunyi
Dan semua hal (lirik diatas tadi) bekerjsama perlahan-lakan akan membunuh kita, tanpa kita sadari
This is my final fit
Ini kejang terakhirku
My final bellyache
Sakit perut pamungkasku
Mungkin metafora untuk perasaan yang memprihatinkan merujuk lirik diatas tadi, sanggup juga dimaknai sebagai matinya pemikirannya atau suatu perilaku masa bodo tida perduli lagi.
Such a pretty house
Rumah yang begitu indah
And such a pretty garden
Dan taman yang begitu asri
Lirik ini tampaknya antithesis dimana ia membayangkan hidupnya “akan” sempurna, namun kenyataanya bayangan itu berbeda dari realitas yang ada.
Kesimpulan:
Setelah kita interpretasi semua lirik lagunya, sanggup kita simpulkan bahwa lagu "No surprise" menceritakan perihal seorang merasa telah melaksanakan banyak sekali perjuangan dan kerja keras, namun tidak juga mencapai kebahagiaan di hidunya. Sepertinya lagu ini ditekankan pada pedoman kaum menengah kebawah, yang dalam hidupnya terus menerus bekerja dari pagi hingga sore dengan upah yang minim. Kerja keras tanpa henti itulah yang memicu pedoman perihal kebosanan, tekanan, sementara upah yang didapatkan tak sebanding sehingga sanggup dikatakan “perlahan membunuhmu tanpa disadari”. Ada dua garis lurus yang menghipnotis itu semua. Pertama yaitu kenyataan bahwa perusahaan tidak pernah mementingkan/mempedulikan nasip pekerjanya, sebab hanya mementingkan laba perusahaan. Sementara yang kedua yaitu perihal pemerintah sebagai perwakilan rakyat, tutup mata akan keadaan tersebut. kita tahu bahwa sebuah negara demokrasi contonya saja Indonesia, wakil rakyanya lebih banyak mementingkan dirinya sendiri, mereka lebih banyak korupsi daripada mendengarkan aspirasi rakyat miskin seperi halnya pehkerja dan buruh. Wah… lagu yang keren, pelan pelan gundah namun mengkritik.
Mungkin itulah interpretasi dari lagu ini, bagi kalian yang punya interpretasi lain dari lagu ini, mohon tuliskan kimen di bawah ya…
*Penulis lirik lagu No Surprises yaitu Edward John O'brien dan Colin Charles Greenwood. Lagu ini rilis tahun 1997. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat langsung penulis blog.
Terjemahan Lagu Radiohead No Surprises
Rating: 4.5
Diposkan Oleh: hadmel
0 komentar:
Posting Komentar