| Secara sederhana, lagu “Beautiful People” menceritakan ihwal seseorang (kita maknai saja sebagai Ed Sheeran) yang menghadiri sebuah pesta nan glamor dengan orang-orang yang bertabur materi. Melihat semua kemewahan tersebut, Ed seolah merasa tak nyaman berada di pesta itu lantaran gaya hidup ibarat itu bukanlah citra dari hidupnya yang selalu dipenuhi dengan kesederhanaan. Kata “Beautiful People” sendiri, bergotong-royong yaitu metafora dari Ed yang menggambarkan orang-orang di dalam pesta dengan gaya dan pakaian yang sangat glamor dan menawan. Jika kita cermati, set lirik lagu ini tampaknya punya kemiripan dengan lagu “I Don't Care” yang rilis sebelum lagu ini. Yaitu ihwal bagaimana Ed tak nyaman berada dalam sebuah pesta. Untuk memperjelas bagaimana kisah di lirik lagu secara detil, kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan liriknya. Baca hingga habis ya, agar menerima semua kesimpulan ihwal makna lagunya di final tulisan. |
| Verse 1: Ed Sheeran L.A. on a Saturday night in the summer Kota Los Angeles pada Sabtu malam di ekspresi dominan panas Sundown and they all come out Matahari terbenam dan mereka semua keluar Lamborginis and their rented Hummers Mereka menyewa kendaraan beroda empat Hummer dan Lamborgini The party’s on, so they’re headin’ downtown Pesta dimulai, jadi mereka menuju sentra kota Everybody’s lookin’ for a come up Setiap orang ingin tiba kesana And they wanna know what you’re about Dan mereka ingin tahu semua ihwal dirimu Me in the middle with the one I’m lovin’ Aku di tengah-tengah degan seseorang yang saya cinta We’re just tryna figure everything out Kita hanya mencoba memikirkan semuanya |
| Verse 1, Ed Sheeran ingin menarasikan ihwal bagaimana dia menghadiri sebuah pesta dengan kekasihnya di kota Kota Los Angeles. Kita tahu, faktanya kota Los Angeles menjadi kota paling keren di amerika bahkan di dunia, sehingga setiap orang ingin kesana untuk bersenang-senang/berpesta. |
| Pre-Chorus: Ed Sheeran We don’t fit in well ’cause we are just ourselves Kita merasa tak cocok di sini lantaran kita ingin jadi diri sendiri I could use some help gettin’ out of this conversation, yeah Aku meminta dukungan seseorang tuk keluar dari percakapan ini You look stunning, dear, so don’t ask that question here Kau terlihat mempesona, kasih, jadi jangan ejekan pertanyaan lagi This is my only fear, that we become Ini hanya ketakutan, yang (harus) kita hadapi |
| Pre-Chorus melanjutkan cerita, bahwa sehabis di pikir-pikir Ed Sheeran seolah tak merasa nyaman ada di pesta tersebut. Oleh alasannya yaitu itu, dia ingin keluar dari pestanya. Lirik “You look stunning dear” menunjukan bahwa satu-satunya hal yang menciptakan Ed Sheeran nyaman yaitu lantaran dia bersama kekasihnya dalam melewati pesta. |
| Chorus: Ed Sheeran Beautiful people Orang yang menawan Drop top, designer clothes Menampilkan pakaian dari desainer populer Front row at fashion shows Berada di barisan paling depan pada peragaan busana “What d’you do?” And “Who d’you know?” “Apa yang kau lakukan?” Dan “bagaiaman kau mengenalnya?” Inside the world of beautiful people Di dalam dunia orang-orang menawan Champagne and rolled-up notes Minuman Champagne dan segulung catatan Prenups and broken homes Perjanjian pranikah dan hilangnya kasih sayang Surrounded, but still alone Dikelilingi, tapi masih sendiri Let’s leave the party Ayo kita tinggalkan pesta ini |
| Chorus yaitu intinya, di sini Ed Sheeran seolah melihat bahwa orang-orang di dalam pesta punya gaya hidup yang menawan, berpakaian mewah, meminum minuman mewah, sebuah gaya hidup yang seolah bergelimpangan materi. Namun, lirik ”Prenups and broken homes” seolah menjadi antithesis dari lirik sebelumnya tengtang bagaimana orang-orang tersebut menikmati hidup. Ed dalam lirik ini seolah menunjukan bahwa tak selamanya gaya hidup glamor menciptakan orang senang. Hidup glamor itu seolah hanya kamuflase lantaran mereka ingin menentukan pasangan saja harus punya perjanjian. Mereka mungkin juga di kelilingi harta berlimpah, namun dalam hatinya bergotong-royong mereka merasa sendirian. |
| Post-Chorus: Ed Sheeran That’s not who we are (We are, we are, we are) Itu bukanlah kita (kita,kita,kita) We are not beautiful Kita tidaklah menawan Yeah, that’s not who we are (We are, we are, we are) Ya, itu bukanlah diri kita We are not beautiful (Beautiful) Kita tidaklah menawan |
| Dan semua gaya hidup glamor yang ditampilkan orang-orang dalam pesta tersebut menciptakan Ed berfikir bahwa dia tak pantas ada dalam pesta. Ia berpandangan bahwa gaya hidup orang tersebut berbeda dengan gaya hidupnya yang seserhana, apa adanya, namun membahagiakan. |
| Verse 2 Khalid: L.A mmm, drove for hours last night and we made it nowhere Kota Los Angeles, menyetir semalaman dan kita tak mencapainya I see stars in your eyes when we're halfway there (all night) Aku melihat bintang di matamu, ketika kita berada di tengah perjalanan (disepanjang malam) I'm not fazed by all them lights and flashin' cameras Aku tak terganggu dengan semua lampu dan flash kamera 'Cause with my arms around you, there's no need to care Karena ketika menggandengmu, tak ada yang perlu dipedulikan |
| Verse 2, diyanyikan oleh Dj Khalid. Yang pada dasarnya yaitu ihwal bagaimana si penulis lagu tak merasa nyaman ada di sebuah pesta, ada di kota la yang memah, ada di hal-hal yang berbau mewah. Satu-satunya yang menciptakan dia nyaman yaitu bahwa dia selalu ditemani kekasihnya kemanaun dia berada. |
| Kesimpulan: Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan liriknya, pada dasarnya lagu Beautiful People menceritakan ihwal si penulis lagu (Ed Sheeran) yang tidak nyaman berada didalam sebuah pesta nan glamor dengan orang-orang yang bertabur materi. Melihat semua kemewahan tersebut, Ed seolah merasa tak nyaman berada di pesta itu lantaran gaya hidup ibarat itu bukanlah citra dari hidupnya yang selalu dipenuhi dengan kesederhanaan. Dan atu-satunya yang membuatnya nyaman berada di pesta itu yaitu lantaran orang yang dia sayangi ada bersamanya. Yang sanggup kita pelajari dari lagunya Dari lagu ini, kita seolah berguru bahwa hidup memang akan terasa simpel dengan memiliki banyak bahan dan kemewahan. Namun ingat, bahan dan segala kemewahanya juga bukan segalanya. Akan menjadi percumah kalau punya bahan namun tak punya cinta, punya bahan namun seolah hidup sendiri. Gaya hidup ibarat itu kadang tak menciptakan kita jadi bahagia. Lagu ini juga seolah menekankan pada kita bahwa kita gak papa kok hidup sederhana dengan apa adanya, yang penting kita nyaman, yang penting hidup kita memiliki cinta. Di lirik lagu digambarkan bahwa Ed memiliki orang yang dia sayangi untuk sanggup hidup bahagia, jadi dia seolah mengesampingkan bahan dan kemewahan. Luar biasa. *Penulis lirik lagu Beautiful People yaitu Khalid & Ed Sheeran. Lagu ini rilis tahun 2019, Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat langsung penulis blog. |
0 komentar:
Posting Komentar