Lagu “Back to December,” secara sederhana bercerita perihal kekerabatan antara Taylor Swift dengan Taylor Lautner. Swift dalam lagu ini solah bercerita perihal hubunganya dengan Lautner di sepanjang trend panas. Seperti yang kita ketahui, mereka berdua ialah teman bersahabat yang sedang menikmati saat-saat yang menyenangkan bersama. Pada ketika itu pula lah benih-benih asmara mulai muncul. Namun, kekerabatan tersebut tampaknya tak berlanjut lantaran Swift menolak cinta dari Lautner di trend dingin, sempurna dibulan Desember. Karena mungkin Lautner sakit hati atas penolakan tersebut, Swift pun alhasil membuat lagu ini. Yap, dari dongeng diatas sanggup disimpulkan bahwa lagu Back to December merupakan sebuah lagu ungkapan penyesalan dan undangan maaf Swift alasannya ialah sudah meolak Lautner. Lagu ini seolah menarasika perihal perasaan Swift yang meratapi keputusannya. Dalam lagu ini, Swift seolah berbicara dengan Lautner dan mencoba untuk meminta pengampunan atas semua tindakan yang swift lakukan sehingga menyakiti hati Lautner. Swif dalam lirik juga seolah bertanya-tanya apakah mereka sanggup bersama lagi. dan andai saja Swift sanggup memutar waktu "kembali ke bualan desember" niscaya swift sanggup memperbaiki semuanya. Hhmmhh.. lagu yang sedih, cocok buat didengerin buat kau yang pingin minta maaf alasannya ialah sudah menolak seseorang, seett… baiklah mungkin itusaja pemaknaan saya terhadap lirik lagu ini, berikut merupakan arti dan terjemahanya. |
Verse 1: I'm so glad you made time to see me Aku bahagia kau meluangkan waktu untuk menemuiku How's life? Tell me how's your family? Bagaimana hidupmu (sekarang)? Ceritakan bagaimana keluargamu? I haven't seen them in a while Aku sudah usang tidak melihat mereka You've been good, busier than ever, Kamu terlihat baik, lebih sibuk dari sebelumnya We small talk, work and the weather, Kita sedikit bicara, (mengenai) pekerjaan dan cuaca, Your guard is up and I know why Kau tampak waspada dan saya tahu mengapa |
Pre-Chorus: ‘cause the last time you saw me Karena terakhir kali kau melihatku Is still burned in the back of your mind Dibelakang pikiranmu masih membara You gave me roses and I left them there to die Kau memberiku seikat mawar dan saya membiarkan semuanya mati |
Chorus: So this is me swallowing my pride Jadi kini saya menelan ludahku sendiri Standing in front of you, saying I'm sorry for that night Berdiri di depanmu, minta maaf untuk malam itu And I go back to December all the time Dan saya selalu merujuk ke bulan Desember sepanjang waktu It turns out freedom ain't nothing but missing you Ternyata kebebasan tak pernah berarti bila harus merindukanmu Wishing I'd realized what I had when you were mine Berharap saya menyadari apa yang ku miliki ketika kau (masih jadi) milikku I go back to December, turn around and make it alright Aku merujuk ke bulan Desember, menoleh dan membuatnya baik-baik saja I go back to December all the time Aku merujuk ke bulan Desember |
Verse 2: These days, I haven't been sleeping Belakangan ini, saya tak sanggup tidur Staying up, playing back myself leaving Terjaga, membayangkan (tentang) bagaimana saya kepergi When your birthday passed, and I didn't call Di hari ulang tahunmu, dan saya tak menghubungimu Then I think about summer, all the beautiful times Lalu akau teringat perihal trend panas, (dimana) semuanya berjalan indah I watched you laughing from the passenger side Kulihat kau tertawa di dingklik penumpang And realized I loved you in the fall Dan kusadari saya mencintaimu di trend gugur |
Pre-Chorus 2: And then the cold came, the dark days Dan kemudian hawa cuek datang, (sebuah) hari yang gelap When fear crept into my mind Saat rasa takut merasuk pikiranku You gave me all your love, and all I gave you was goodbye kau memberiku semua cintamu, namun saya malah meninggalkanmu |
Bridge: miss your tan skin, your sweet smile Aku rindu kulit sawo matangmu, senyum manismu So good to me, so right Begitu indah bagiku, begitu nyata And how you held me in your arms that September night Dan bagaimana kau memelukku di malam bulan September itu The first time you ever saw me cry Pertama kali kau lihat saya menangis Maybe this is wishful thinking Ini mungkin hanya harapan Probably mindless dreaming Mungkin sekedar mimpi But if we loved again, I swear I'd love you right Namun bila kita saling menyayangi lagi, saya bersumpah akan mencintaimu ibarat seharusnya I'd go back in time and change it, but I can't Aku mau kembali ke masa kemudian dan mengubahnya, namun saya tak bisa So if the chain is on your door, I understand Maka bila rantai itu ada di pintumu, kumengerti |
*Penulis lirik lagu Back to December ialah Taylor Swift. Lagu ini rilis pada tahun 2010. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat langsung penulis blog. |
0 komentar:
Posting Komentar